lemon tree

Kamis, 28 Mei 2009
Kepala teleng+mobil mongok+dorong mobil = Jackpot!
Well, pengen cerita dikit nih mengenai pengalaman di akhir pekan yang seru bgt wkwkwk
Gw kan baru ulang tahun, trus seperti rutinitas biasa, temen2 gw pasti minta traktiran. Nah berhubung temen2 yg yg kali ini demennya minum, mereka minta ditraktir anggur merah (ao). ok, bagi yg gak tau anggur merah, itu adalah minuman kelas bawah bagi mereka yang mau palany goyang tapi gak bisa bayar mahal, tp buat gw dan temen2 gw rasanya sangat enak dan yg penting murah huehehehe...
oke, back to main topic, brangkatlah gw ama temen2 gw ke Taman Anggrek karena rencanay mo minum di tempat temen gw yg punya kondo di sana, tp sebelumny mampir dulu donk ke tempat kios minuman buat beli ao. setelah setengah jam perjalanan, tibalah kita di TA, langsung naik ke kondony ega, dan minum2 di PL. Ngobrol sama temen2, cerita tentang hal2 yang belakangan ini sering terjadi, curhat colongan, biasany itu yg sering dilakukan klo kami semua lagi kumpul. Sebenarny bukan minumannya yg penting, tetapi waktu kita bisa menghabiskan waktu bersama teman2, itulah yang jauh lebih penting.
Abis semuanya udah teleng dan tepar, ransum yg dibawa jg udah abis, brangkatlah gw dan temen2 gw ber-4 pulang. wkt itu ada Gene, Gerva, Komeng ama gw. Pas nyampe di mobil,
Komeng : "Nu, koq alarmny kaga nyala sih?"
Gw : "ah masa sih meng, coba lo buka manual aja pake kunci" (masih teleng jd jawabny sekenany aja huehehe)
Komeng : " loh, koq gak bisa distarter jg yah"
Gw : "HAH... coba gw yg starter"
wadoww, gw coba jg kaga bisa, ud mulai panik, krn wkt itu udah jam 1 pagi. parkiran jg udah sepi.
si gerva tiba2 ngomong : " lah ini lampu depanny koq masi hidup meng? lo lupa matiin yah td?"
wkwkwkwkwk, ternyata aki gw soak gara2 si komeng lupa matiin lampu pas parkir. cakep dah.
setelah berpikir sekian lama untuk mencari alternatif seperti :
1. cari mobil orang lain yg kelupaan dikunci, trus buka kap mobilny dan tuker akiny ama aki gw yg soak. (ok, agak sedikit kriminal tp so far so good lah wkwkwk)
2. Balik lagi ke kondony ega, numpang nginep disana, besokny baru beli aki terus pulang. (batal jg karena egany udah tidur gara2 tepar huhu)
3. Minjem Jumper (kabel yg biasa dipake buat ngidupin aki sementara dengan bantuan aki mobil lain) ke orang. (batal gara2 emang di parkiran itu cuma tinggal ber4 doang, gak ada orang lain.
4. Mencoba untuk mendorong mobil muter2 parkiran sambil distarter biar akiny bisa idup lagi.
5. Mikirin Miyabi.
Setelah melalui perbincangan serius maka diambil keputusan utk melakukan alternatif ke 4. yaitu mendorong mobil keliling parkiran TA. Yup, berbekal semangat 45, temen2 gw bertiga gw suruh dorong dibelakang dan gw nyoba nyetarter mobilny didepan.
Mungkin karena emang niat ke TA ny udah jelek kyny emang jalan kita gak diridoi.. setelah mendorong mobil lebih dari 3 lap dan mesinnya gak hidup2 gw nyerah. Temen2 gw udah pada pucet mukanya kaya abis disuruh kerja rodi, si gene dengan suksesny jackpot di parkiran TA huehehehe. akhirny gw berencana buat ninggalin nih mobil di TA aja , trus besok baru gw pasang akinya.

Untungny temen gw si Bobby udah kelar pacaran dan rencana mo nyusul kt ke TA, pucuk di cinta, bobby pun tiba (eh bener ga sih pribahasany huehehe), daripada nyari bus tengah malam, trus digodain bencong mendingan gw balik bareng si bobby huehehehe....
Besokanny gw baru ambil mobil di TA, pagi2ny gw disms gene "nu, gmn mbl lo? eh ntar klo ke TA coba liatin deh bekas muntahan gw masi ada gak?" huehehehe dasar dodol.
Eh beneran aja loh, bekas muntahanny si gene masi ada di sebelah kanan mobil gw huakakaka...

Moral of the story:
Jangan sekali2 meninggalkan mobil dengan keadaan lampu menyala,apalagi dengan keadaan pintu terbuka karena aki anda bisa soak seketika dan tape mobil anda bisa raib seketika Waspadalah..Waspadalahh... Jauhi Narkoba, stop global warming, *loh* huhehehe
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Mad Chat
perjalanan pulang dari kampus, lg dimobil sambil dengerin lagunya Leona Lewis yang Keep Bleeding di radio....
Gw : masa temen gw ada yg nyanyiin laguny keep building.. keep building love gt loh.. dodol bgt yah.. huehehehe..
P : hah, oh gw pikir malah keep giving love hehehhehehe
*Gedubrakkk*
Gw : Halahhh.. wkwkwkwkwk....
posted by Isnanu Purwoko @ 19.00   3 comments
Sabtu, 02 Mei 2009
Kepada kamu, Dengan penuh kebencian
Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.

Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.

Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?

Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?

Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.

Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.

Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”

Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…

aku takut sendirian.

*Gokillll, dalem banget nih puisinya huehehe.... Puisi ini ditulis oleh Raditya Dika , terdapat pada buku Kepada Cinta (gagas Media 2009). buku kumpulan surat cinta dari berbagai macam penulis.
posted by Isnanu Purwoko @ 00.10   1 comments
just want to share a view
About Me

Name: Isnanu Purwoko
Home: Jakarta Barat, DKI Jakarta Raya, Indonesia
About Me: Saya adalah seorang mahasiswa yang mencoba untuk hidup apa adanya. Mencoba untuk menerima apa adanya. Dan mencoba untuk berusaha sekuat tenaga untuk meraih impian.
See my complete profile
Previous Post
Archives
Shoutbox

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.

Links
  • link 1
  • link 2
  • link 3
  • link 4
Powered by

Free Blogger Templates

BLOGGER