lemon tree

Sabtu, 28 Februari 2009
Cerita Siti Nurbaya
kali ini gw pengen cerita sedikit mengenai temen gw. Jadi gini, dulu waktu permulaan masuk kuliah kan sempet dibagi2 tuh jadi satu seksi gitu, trus dari teman2 gw yang pertama satu seksi tersebut ada beberapa yang menjadi teman dekat gw sampai sekarang. Nah sekarang gw pengen cerita tentang masalah yg lg dialamin ama salah satu temen gw itu, sebut saja namanya Yuni. Oke langsung aja, si Yuni ini lagi dihadapkan sama masalah yang menurut gw jaman sekarang sudah tidak masuk akal lagi, ya, gak lama lagi dia akan dijodohkan. Dijodohkan dengan calon pilihan orangtuanya sendiri dimana dia sendiri belum terlalu mengenal calon pasangan hidupnya dan akan dinikahkan dalam kurun waktu 2 bulan ini.


Mungkin kedengarannya aneh, tapi buat gw ini sama sekali gak masuk akal, belum lagi tambahan2 aneh yang nanti setelah dia kawin, dia akan dibawa ke luar kota dan akan menjadi ibu rumah tangga. Ironis memang, Yuni merupakan lulusan kampus yang memiliki nama besar yang baik dan telah memiliki gelar S1 dan memiliki GPA yang lumayan tinggi, masa depannya hanya berakhir menjadi seorang ibu rumah tangga. Bukannya gw menganggap remeh pekerjaan ibu rumah tangga, tapi menurut gw buat seorang sarjana seperti dia gw rasa dia bisa mendapatkan yang lebih dari itu.


Dia sempet cerita tentang masalahnya ke gw, tentang sedihnya dia karena akan dijodohkan dengan pria yang akan menjadi pasangan hidupnya (sebut saja pria itu Gardenman) yang ironisnya bertemu saja dengan pasangannya tersebut dia blom pernah, Cuma pernah melakukan percakapan melalui telepon saja beberapa kali dan gara2 perjodohan yang gak masuk akal itu dia terpaksa putus dengan pacarnya yang mungkin menurut gw hubungannya lebih menjanjikan masa depan dibandingkan dengan si Gardenman itu. Dan menyedihkannya lagi seluruh anggota keluarganya udah setuju, mulai dari neneknya, kakeknya, ibunya, dan tantenya, gak ada yang kontra dengan masalah ini.


Gw memang sempet menyarankan jalan yang agak ekstrim, gw suruh dia kabur dari rumah selama beberapa hari sebagai ungkapan pemberontakan dia terhadap keluarganya. Oke mungkin itu bukan saran yang terbaik tapi menurut gw , menjadi rebel memang gak selamanya buruk selama masih berdasarkan alasan yang benar, tapi belakangan ini dia malah pasrah sama keadaan tersebut. Setelah mendengar ceritanya lagi gw pikir ini karena masalah Ras (si Yuni merupakan batak tulen dan yg gw tau setiap orang batak harus mempertahankan marganya dan harus kawin dengan sesama marganya) dan ternyata ini sama sekali bukan tentang masalah ras tetapi lebih ke masalah finansial dan material. Ternyata si gardenman itu merupakan orang yang lumayan punya materi yang cukup alias tajir, dia mengelola kebun yang luas di balikpapan oleh sebab itu dia gw sebut gardenman huehehe… dan dia bersedia mengiming2i orangtua Yuni dengan berbagai macam keinginan seperti pergi Umroh dan lain sebagainya. Oke , untuk kali ini gw bingung mau ngomong apa lagi ama Yuni. Dia Cuma bisa bilang klo dia pengen ngebahagiain orangtuanya,… dengan cara mengorbankan masa depannya… Still doesn’t make sense to me but I cant say anything…
posted by Isnanu Purwoko @ 00.12   0 comments
just want to share a view
About Me

Name: Isnanu Purwoko
Home: Jakarta Barat, DKI Jakarta Raya, Indonesia
About Me: Saya adalah seorang mahasiswa yang mencoba untuk hidup apa adanya. Mencoba untuk menerima apa adanya. Dan mencoba untuk berusaha sekuat tenaga untuk meraih impian.
See my complete profile
Previous Post
Archives
Shoutbox

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.

Links
  • link 1
  • link 2
  • link 3
  • link 4
Powered by

Free Blogger Templates

BLOGGER